piccc

6.28.2014

Kebijakan Pemerintah dalam Mengatasi Kemisikinan di Indonesia.

        Krisis Ekonomi tahun 1998 memberikan hantaman yang besar terhadap perekonomian nasional, termasuk meningkatnya angka kemiskinan masyarakat yang naik menjadi 49,50 Juta atau sekitar 24,23 % dari jumlah penduduk Indonesia, dari hanya 34,01 Juta (17,47 %) pada tahun 1996. Untuk mengurangi angka kemiskinan akibat krisis ekonomi tersebut, pemerintah kemudian menetapkan upaya penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pemerintah Indonesia.

        Pemerintah saat ini memiliki berbagai program penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi mulai dari program penanggulangan kemiskinan berbasis bantuan sosial, program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat serta program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan usaha kecil, yang dijalankan oleh berbagai elemen Pemerintah baik pusat maupun daerah.

        Salah satu bentuk kebijakan yang dilakukan Pemerintah untuk menanggulangi kemisikinan yaitu berupa pemberian tunjangan pendapatan (income support) bagi masyarakat karena situasi yang mendesak maupun situasi yang sudah diperkirakan sebelumnya (life cycle). Misalnya: tunjangan bagi orang cacat yang diakibatkan oleh kecelakaan sehingga tidak bisa bekerja atau pensiun bagi orang yang telah memasuki usia pensiun. Jaminan soial mensyaratkan adanya campur tangan yang besar dari negara dalam kebijakan sosial atau kebijakan untuk kemiskinan. Sejarah kebijakan sosial di Inggris melalui  Beveridge Plan (1940's) pernah mencatat situasi di mana hidup seorang warga negara sejak lahir hingga mati (from cradle to grave) dilindungi oleh sistem jaminan sosial (Rowlingson, 2003).

        Di Indonesia misalnya, jaminan sosial universal seperti pensiun atau tunjangan kematian oleh negara hanya diberikan kepada pegawai negeri, TNI/Polri, (Ramesh & Asher, 2000). Berbeda dengan negara maju, di negara berkembang tujuan jaminan sosial memang lebih utama untuk mencegah atau mengatasi kemiskinan. Jaminan sosial di negara berkembang lebih banyak dikembangkan secara informal, melalui hubungan kekerabatan maupun klientelistik (Hall & Midgley, 2004; Wood, 2004).
Bentuk jaminan sosial secara garis besar dapat dibagi menjadi: asuransi sosial (social insurance), asistensi sosial (social assistance), dana masa depan (provident fund), asuransi tenaga kerja (employer mandates), dan tunjangan sosial (social allowances) (Hall & Midgley, 2004).

       a. Asuransi Sosial (Social Insurance)
Asuransi sosial adalah jaminan sosial yang diberikan kepada anggota masyarakat yang tidak memiliki pendapatan karena pensiun, sakit, cacat, veteran, dan tidak memiliki pekerjaan (pengangguran). Di negara berkembang, pada umumnya,  pengangguran tidak termasuk dalam kategori orang yang berhak mendapatkan asuransi sosial. Dana asuransi sosial diperoleh dari kombinasi atas kontribusi gaji pekerja, kontribusi perusahaan, dan juga kontribusi pemerintah yang diambil dari pajak. Bentuk asuransi sosial diberikan dalam bentuk tunjangan uang, meski di beberapa negara hal ini diberikan dalam bentuk tunjangan kesehatan atau pelayanan sosial (di Indonesia misalnya diberikan dalam bentuk Askes dan Askeskin). Bentuk asuransi sosial yang dikelola oleh negara semakin berkurang dengan privatisasi asuransi sosial.

       b. Asistensi Sosial (Social Asisstance)
Asistensi sosial diberikan kepada anggota masyarakat yang tidak memiliki pendapatan minimum atau dikategorikan miskin berdasarkan kategori yang ditetapkan oleh kebijakan (misalnya: garis kemiskinan). Dana untuk asistensi sosial disediakan oleh pemerintah. Asuransi sosial diberikan dalam bentuk tunai maupun barang dan fasilitas (misalnya: kupon belanja, tiket kendaraan). Bentuk asistensi sosial ini semakin banyak digunakan dan dianjurkan oleh institusi keuangan internasional untuk mengatasi kemiskinan di negara berkembang, yaitu melalui bentuk social safety net(Jaring Pengaman Sosial/ JPS), seperti program Direct Cash Transfer (DCT) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bentuk jaminan sosial semacam ini memang ditujukan khusus bagi kelompok masyarakat yang sangat miskin. Di Indonesia ketika terjadi kenaikan harga BBM yang sangat tinggi di tahun 2005, pemerintah menerapkan kebijakan pemberian subsidi BBM berupa bantuan uang tunai bagi keluarga miskin (Hastuti, et.al, 2006); di Brazil, pemerintahan Lula membuat kebijakan tunjangan uang bagi keluarga miskin (Bolsa Familia) (Hall, 2006). Kebijakan semacam ini sangat populer meski kritik terhadap bentuk semacam ini juga muncul, misalnya kebijakan semacam ini dianggap tidak menyelesaikan persoalan kemiskinan yang struktural, tidak menggerakan sektor riil, dan potensial menjadi beban anggaran bagi pemerintah di masa mendatang.

       c. Dana masa depan (provident fund)
Dana masa depan adalah jenis asuransi yang disediakan oleh tenaga kerja untuk jaminan diri sang pekerja itu sendiri. Dana ini diberikan bagi pekerja tersebut pada masa pensiun; meninggal, cacat atau sakit sehingga tidak bisa bekerja; atau untuk keperluan lain seperti untuk biaya pendidikan anak. Skema asuransi semacam ini ditentukan oleh jumlah kontribusi (premi) yang diberikan serta kesepakatan jaminan yang disediakan oleh perusahaan asuransi. Jenis jaminan sosial semacam ini semakin berkembang di negara-negara yang program asuransi sosialnya mengalami privatisasi.

       d. Jaminan Perusahaan (employer mandates)
Jaminan perusahaan adalah kompensasi yang disediakan oleh perusahaan bagi tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan (baik karena sakit, cacat, meninggal, PHK, juga pensiun maupun cuti). Jaminan semacam ini merupakan kebijakan pemerintah yang diterapkan bagi perusahaan. Ada banyak tantangan untuk bisa membuat perusahaan menyediakan asuransi semacam ini. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menyediakan asuransi privat bagi pekerja atau milik pemerintah, sehingga saat pekerja membutuhkan kompensasi maka dananya akan diambil dari asuransi tersebut. Di Indonesia contoh kewajiban perusahaan adalah menyediakan Jamsostek, meskipun dana Jamsostek sebagian juga merupakan kontribusi dari gaji pekerja.

       e. Tunjangan Sosial (Social Allowance)
Tunjangan sosial adalah jaminan sosial yang diberikan kepada orang dengan kebutuhan atau kondisi yang memerlukan pendapatan lebih, misalnya keluarga yang memiliki anak atau hidup dengan orang lansia. Tunjangan ini diberikan oleh pemerintah. Tunjangan sosial berkembang di negara-negara maju. Inggris pada masa pemerintahan partai buruh Tony Blair misalnya mengeluarkan kebijakan khusus untuk mengatasi persoalan anak miskin (child’s poverty) dengan memberikan Child Tax Credit (pemotongan pajak bagi keluarga yang memiliki anak) dan Education Maintenance Allowance (tunjangan pendapatan tambahan bagi pendidikan anak) (Ridge, 2003).

Analisis yang bisa kita tarik dari pembahasan di atas mengenai kebijakan Pemerintah; menilai berhasil atau tidaknya kebijakan tersebut dalam mengatasi kemisikinan di Indonesia adalah sejak tahun 1998 sampai saat ini, secara umum pelaksanaan kebijakan penanggulangan kemiskinan mampu menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Menurut sumber, angka kemiskinan Indonesia yang berjumlah 47,97 juta atau sekitar 23,43% pada tahun 1999 mampu turun atau berkurang menjadi 30,02 juta atau sekitar 12,49% pada tahun 2011. Berdasarkan Worldfactbook, BPS, dan World Bank, di tingkat dunia penurunan jumlah penduduk miskin di Indonesia termasuk yang tercepat dibandingkan negara lainnya. Tercatat pada rentang tahun 2005 sampai 2009 Indonesia mampu menurunkan laju rata-rata penurunan jumlah penduduk miskin per tahun sebesar 0,8%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian negara lain misalnya Kamboja, Thailand, Cina, dan Brasil yang hanya berada di kisaran 0,1% per tahun.

(Sumber: ELSAMtnp2k)

6.19.2014

My Thoughts in The Middle of The Night.

God in Heaven and in my life..
Thank's for Today.
Thank's for the blessings You gave from the day I opened my eyes until now.
Thank's for helping me in the class; understanding Lectures and lessons.
Who am I?
I'm only human, I don't have anything except You.
Who am I?
I'm the one who always seek God for helps but forget You when I'm happy.
Help me God to understand Your Words..

God in Heaven and in my life..

Thank You God for protecting me, guiding me through out my life.
Thank You for protecting me from evils; who wants to hurt me, mock me; osl.
You always hold my hands.
Many times I felt I can save myself but always ended in failure.
I have committed many mistakes in my life.
Forgive me for all my sins and mistakes.
Always lead me on the right path with Your love and guidance.

I gave my problems and burdens to You and I have committed everything to You.

Please take care of me, hold my hands and put Your blessings hand upon me.
Lord, I have waited patiently for Your helps by putting my trust in You.
I knew you hear my prayers even for my smallest voice, even before I write this post
I have many plans regarding my studies if my plans is in Your hand and if it's Your will, let that be happen.

I'am waiting patiently.


I'am praying all this with thanks giving in the name of The Lord Jesus. 

Amen..

6.15.2014

Oh, well!

Oh, well hello friends. ((so what's up? we're friends? lol no.))

Annyeonkk!
Hari ini cukup sedih, ada kabar buruk dari Soundcloud. Setelah sekian lama gue bertanya-tanya kenapa akun Soundcloud gue gabisa dibuka dan kenapa beberapa kali coba buat log in tapi hasilnya nihil. Entah ada yang ngehack atau apa atau mungkin Soundcloud lagi ngambek sama Facebook, jadi ef way ay..gue dulu sign up buat akun Soundcloud itu via Facebook like sign up using your Facebook account biar simple ajasih menurut gue. Tapi pada kenyataannya, sampai tadi malem ngecheck lagi bahkan sampe install ulang Soundcloud di hp dan coba log in lagi tetep aja nda bisa. Muncul lah ide: oh gkpapa gkbisa log in coba buka @chandranatalia aja kan bisa keliatan juga apa ada perkembangan di sana hihihi. Ternyata..ternyata..TERNYATA..tERnyAta..terNYAta.......why the hell this shit happened to me? gk lah, gk gitu sih hahaha, just a little bit shock because of this:


"Sorry! We can't find that user." How could, bro? :(
Sedangkan gue udah sangat jarang buka akun Soundcloud..and i guess there's nothing wrong with my stuff there..apakah Soundcloudku mengandung SARA? Apakah Soundcloudku terlalu tidak-layak-untuk-diperdengarkan. Soundcloud kamu jahat! 
Actually it's not a big deal for me since I did a lot of weird recordings there but I just appreciated my recordings for myself meskipun per rekaman juga ga mendapatkan banyak pendengar sih #butwhocares at least I did that just for fun. I lost my favorite Gwiyomi Song which gets most played on my Soundcloud, dan kenangannya..uh banyak sekali guys. Dari mulai galau snmptn, sbmptn, oh my God ada Friday, I'm in Love, and many more. 
Yah, mogimana lagiya. Sedikit menyesal sih, cuman mungkin ada technical errors atau apa ya w juga nda ngerti sih, moga-moga my luvs bisa kilab lagi yach :*

Ohiya, hari ini habis dari acara syukuran peneguhan sidi Gaby dan Grace Sinaga di daerah Cibubur. Mau liat kenarsisan gue dan kakak gue? Cekiber, cekidot!


Ini penampakan sebelum berangkat ke Gereja, pingin foto leher tampak belakang aja kok.

Ini foto leher tampak belakang lainnya, creepy uh.

Ini chandra (kiri) foto bareng kak Dini (kanan) sambil nunggu Gaby&Grace dateng yuk minta Anto fotoin ajah.

Ini -kanan ke kiri- Inangtua (GabyGrace's Mom), kak Dini, Marcya, dan Lukas.

Cantik banget kak Dini (I admire her a lot), she's the quinnnnn omg kebaya Inangtua so bagus!!Marcya cute banget kaan aku emesh banget sama caca :*

HEHE INI SYP YAH??!! GK LAH JGN PERCAYA GUE ALIM KEK DI FOTO YA KAKAK ADEK SEKALIAN :(

IYA INI GUE LAGI MAU OOTD GITU HEHEHEHE TAPI JAIM HUEK

Kak Diniku shayaaanqqqq <3

Terlalu mager untuk berpikir jadi..copas ajah: Kak Diniku shayaaanqqqq <3
Chandra sedang bosan nunggu kelas jam setengah 1 eeee malah dateng jam 11 kurang, geblek :(
Yaudah..mumpung gaada yang liat.

Terakhir ini foto bareng pacarq, peluk peluk mesra sebelum berpisah. GAKDENG!

Dah malem ah mau bobo hehe.
Dua hari lagi tuh ada apaya????