Pagi ini saya memulai hari dengan merenungkan beberapa hal, masih tetap bergelut dengan dilema saya yang kemarin, namun kini dosisnya sudah tidak sebesar beberapa hari yang lalu. See! I don't need much times untuk menyelesaikan masalah-masalah sepele yang sebenarnya hanya menjadi besar karena saya yang terlalu memikirkan banyak indikator-indikator yang tidak penting. Ya tetap saja, semua itu tergantung seberapa tinggi kadar masalah kita.
Ingin sebenarnya saya memberitahukan kabar gembira ini kepada kalian yang sedang membaca postingan saya, but at some points I know this isn't good if I reveal it to you or if you're going to ask me personally, saya akan dengan senang hati berbagi cerita berdua dengan si penanya, itupun kalau ada yang nanya ha ha ha.
Keputusan yang saya ambil beberapa bulan yang lalu mungkin bagi beberapa orang merupakan keputusan yang sangat aneh atau bahkan berpikiran abu-abu seperti hendak mencemooh saya. Yes, saya tahu dan saya sadar itu bukan bentuk cemooh melainkan tanda 'peduli' orang-orang terdekat saya. Biar saya pertegas, saya bukan orang kaya, keluarga saya bukan orang yang mudah menghambur-hamburkan uang, Ibu saya kerja mati-matian banting tulang untuk menghidupi saya, kakak saya, dan adik laki-laki saya. Saya sadar saya bukan siapa-siapa, dan visi saya kedepan hanya ingin membahagiakan Ibu saya dan kedua saudara saya. Dengan cara apa? Kuliah.
Dimulai dari kuliah, tujuan hidup saya perlahan mulai jelas.
Satu demi satu saya mencoba untuk memperbaiki puzzle mimpi yang dulu pernah setengahnya berhasil lalu berantakan, hampir berhasil lalu berantakan lagi. Mungkin baru sekitar 35%. Terlalu kecil? No, it's not, mungkin bagi kalian masih sangat kecil; tidak seberapa dibanding kalian yang sudah lebih dulu melangkah jauh kedepan, tapi tidak bagi saya. Saya beranikan diri untuk pasang angka sekecil itu dan membahagiakan diri sendiri atas dasar sudah mau berdiri daripada tidak sama sekali. Sisanya saya perhitungkan untuk akan jadi apa saya tahun depan dan tahun-tahun berikutnya bahkan sampai 5 tahun kedepan.
Tahun ini saya putuskan untuk banting stir kuliah di jurusan yang masih banyak orang menganggapnya hanya dengan sebelah mata. Saya belajar dari Fitra (@economicsunaah) - teman dekat saya selama saya kuliah tingkat 1 di Universitas Gunadarma - untuk tidak begitu serius menanggapi tanggapan orang akan jurusan di kampus. Biarkan orang mau bilang apa, menjatuhkan kita, berpura-pura mendukung padahal di belakang mentertawakan, merusak rencana yang semula sudah disusun serapih mungkin dan berpaling dari mimpi. So please people, just be open minded. Saya juga belum sepenuhnya menjadi pribadi yang berpikiran luas dan terbuka but at least let's just do some researches before about why did this kid take that steps, what is the reason. We, humans, take decisions not when we're drunk or just like get a hangover osl.
Saya di kondisi yang sadar dan sehat ketika saya memutuskan untuk berhenti kuliah akuntansi. I just put God first on it and let He work on my decisions over all. So, what is to be feared?
Tulisan ini tak bermaksud saya ketik untuk merusak citra siapapun/apapun. Melainkan akan menjadi kontrol bagi saya sekaligus akan menampar saya jika berpaling dari omongan-omongan dan opini-opini saya yang pernah saya sampaikan untuk diri saya sendiri dan atas pilihan-pilihan yang telah saya pilih. Terima kasih untuk Mama dan kak Dini yang selalu mendukung Lia untuk beberapa bulan kebelakang, Mama yang pelan-pelan mulai mengerti dan hanya bisa terus mendoakan Lia agar tetap sabar dan terus berjalan di jalan Tuhan. Terutama untuk Fitra, dosen PKTI Ibu Fauziah, dosen Matek Pak Ichwan, dan beberapa orang yang menjadi inspirasi untuk saya yang tidak bisa saya cantumkan satu persatu.
Love,
ChandraNatalia.
7.28.2014
7.22.2014
Dilemaku.
Entah saya yang terlalu egois dan keras kepala, berambisi, berkeinginan besar atau memang sebenarnya lingkungan-lah yang selalu menuntut akan setiap individu untuk diperhatikan?
Mungkin bagi sebagian orang, ini terdengar klise dan sekedar retorika. Tidak demikian bagi saya. Dua pertiga perjalanan hidup saya tidak mudah; beberapa di antaranya sering diliputi situasi sulit yang mengharuskan saya untuk menentukan pilihan antara dua kemungkinan yang sama-sama tidak menyenangkan atau bahkan tidak menguntungkan diri saya sendiri; situasi yang sulit dan membingungkan.
Keluar mulut harimau-masuk mulut buaya.
Kondisi seperti ini yang menjadikan setiap orang merasa terancam atas pilihannya, sebenarnya berpikir terlalu keras juga tidak baik. Tapi saya tidak munafik, saya suka berpikir keras, saya suka merenungkan hal-hal besar yang jangkauannya 5-10 tahun ke depan karena bagi saya dengan berpikir keras saya bisa belajar akan banyak hal.
Let's be honest.
And don't waste our time on this topic.
Pilihan saya ada dua: memilih untuk menjadi seorang "konsultan" dan merasakan banyak kepahitan dan terus berjalan di atas rencana yang dahulu sempat Tuhan berikan tapi setidaknya bisa menjadi penyangga bagi orang yang saya kasihi atau berhenti; menyia-nyiakan kesempatan dan mencoba untuk memikirkan serta menyayangi diri sendiri terlebih dahulu sambil melihat orang yang disayangi terluka.
Pendeta di Gereja saya sering menyarankan jemaat untuk tidak terus mempertanyakan Tuhan, namun kondisi terkadang mengharuskan saya untuk mencari tahu sesuatu yang tersembunyi dan bertanya kepada Tuhan. Tuhan, mengapa Engkau hadirkan pilihan yang lain di saat Engkau tahu bahwa pilihan yang terbaik adalah pilihan yang pertama? Kemudian Tuhan menjawab: "Bagaimana kamu tahu bahwa pilihan yang sebelumnya Kuhadirkan yang juga hadir dari pilihan-pilihan yang ada adalah pilihan yang terbaik?"
Begitu kontras dan tidak akan pernah habis jika saya terus mencobai dan mempertanyakan Tuhan. Pada akhirnya saya memang harus menyerah dan biarkan Tuhan yang bekerja.
Waktu.
Biarkan waktu yang menjawab semua dilema yang ada. Karena waktu sudah memecahkan banyak hal.
Mungkin bagi sebagian orang, ini terdengar klise dan sekedar retorika. Tidak demikian bagi saya. Dua pertiga perjalanan hidup saya tidak mudah; beberapa di antaranya sering diliputi situasi sulit yang mengharuskan saya untuk menentukan pilihan antara dua kemungkinan yang sama-sama tidak menyenangkan atau bahkan tidak menguntungkan diri saya sendiri; situasi yang sulit dan membingungkan.
Keluar mulut harimau-masuk mulut buaya.
Kondisi seperti ini yang menjadikan setiap orang merasa terancam atas pilihannya, sebenarnya berpikir terlalu keras juga tidak baik. Tapi saya tidak munafik, saya suka berpikir keras, saya suka merenungkan hal-hal besar yang jangkauannya 5-10 tahun ke depan karena bagi saya dengan berpikir keras saya bisa belajar akan banyak hal.
Let's be honest.
And don't waste our time on this topic.
Pilihan saya ada dua: memilih untuk menjadi seorang "konsultan" dan merasakan banyak kepahitan dan terus berjalan di atas rencana yang dahulu sempat Tuhan berikan tapi setidaknya bisa menjadi penyangga bagi orang yang saya kasihi atau berhenti; menyia-nyiakan kesempatan dan mencoba untuk memikirkan serta menyayangi diri sendiri terlebih dahulu sambil melihat orang yang disayangi terluka.
Pendeta di Gereja saya sering menyarankan jemaat untuk tidak terus mempertanyakan Tuhan, namun kondisi terkadang mengharuskan saya untuk mencari tahu sesuatu yang tersembunyi dan bertanya kepada Tuhan. Tuhan, mengapa Engkau hadirkan pilihan yang lain di saat Engkau tahu bahwa pilihan yang terbaik adalah pilihan yang pertama? Kemudian Tuhan menjawab: "Bagaimana kamu tahu bahwa pilihan yang sebelumnya Kuhadirkan yang juga hadir dari pilihan-pilihan yang ada adalah pilihan yang terbaik?"
Begitu kontras dan tidak akan pernah habis jika saya terus mencobai dan mempertanyakan Tuhan. Pada akhirnya saya memang harus menyerah dan biarkan Tuhan yang bekerja.
Waktu.
Biarkan waktu yang menjawab semua dilema yang ada. Karena waktu sudah memecahkan banyak hal.
7.16.2014
Ini Tugas VClass Gilee.
Ini tugas VClass PKTI 2 Bu E*ma S*va.
Buat dedek-dedek tingkat 1 kalo dapet kuis kayak gini ya di vclass matkul PKTInya doi, nyontek punya w ajha..biar gampang HAHA.
Abisan kesel banget gue nyari referensi bukunya gk nemu yang semua full versi windows gitu adanya yang versi ini apa gitu yang gasemuanya.
Yauda de berikut ini adalah isi kuis Chandra dan bantuan Wikipedia maap panjang :))
(1.) 1. Windows 0.1 1985
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis padatanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapafungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama Windows akan lebih memikat konsumen.Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Lebih jauh lagi,Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (RecycleBin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigmatersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.
2. Windows 0.2 1987
Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9 Desember 1987 akibat kurang suksesnya Windows versi 1.0. Sebab Windows 1.0 kurang sukses adalah karena kurangnya aplikasi yang mendukung Windows 1.x.
Windows 2.x mendukung penggunaan kartu grafis dengan spesifikasi VGA (Video Graphics Array), sehingga dapat menampilkan resolusi hingga 640x480 pada kedalaman warna 4-bit (16 warna). Selain itu, Windows 2.x juga mendukung penggunaan prosesor Intel 80286, prosesor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memori atau dikenal dengan protected mode meski tidak dapat melakukan switching kembali ke dalam real mode tanpa harus melakukan restart komputer. Pengguna dapat menjalankan program loader Windows yaitu berkas WIN.COM dengan tambahan switch /S untuk mode standar, dan /2 untuk mode 286.
Ketika Intel telah meluncurkan prosesor Intel 80386 yang memiliki kemampuan protected mode dan juga dapat kembali ke dalam real mode, Microsoft pun meluncurkan Windows 2.03 for Intel 386 untuk mendukungnya. Versi Windows 2.03/386 dapat menjalankan banyak program DOS dalam MS-DOS Prompt yang dimilikinya. Karena fitur-fitur ini, banyak pengembang di luar Microsoft mengembangkan software yang mendukung Windows 2.x, seperti Corel Draw dan Adobe PageMaker. Microsoft pun mengeluarkan Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows .
3. Windows 3.0 1990
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya
win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real
win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus standar
win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.
Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
4. Windows 3.1 1992
Kira-kira pada waktu yang sama, Microsoft merilis Microsoft Windows for Workgroups, yang tersedia baik sebagai tambahan untuk Windows 3.1 dan sebagai sebuah versi yang tercakup di dalamnya lingkungan dasar Windows dan tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket. Windows for Workgroups mencakup driver jaringan komputer dan stack protokol yang lebih baik, dan juga mendukung jaringan secara peer-to-peer. Salah satu download opsional untuk Windows for Workgroups adalah stack protokol TCP/IP dengan nama kode "Wolverine", yang mengizinkan akses ke Internet melalui jaringan korporat. Windows for Workgroups dirilis dalam dua versi, Windows for Workgroups 3.1 dan Windows for Workgroups 3.11. Tidak seperti versi-versi Windows sebelumnya, Windows for Workgroups 3.11 hanya berjalan di dalam modus 386 Enhanced, dan membutuhkan setidaknya mesin dengan prosesor Intel 80386SX.
Semua versi tersebut terus menerus meningkatkan laju penjualan Windows versi 3.x. Meskipun Windows 3.1x masih memiliki banyak kekurangan, yang sebelumnya telah dikoreksi oleh OS/2, seperti nama berkas yang panjang (melebihi 11 karakter, dalam format 8.3), desktop, atau proteksi sistem terhadap kelakuan aplikasi yang tidak diinginkan, Microsoft secara cepat mengambil alih pasar GUI di pangsa pasar desktop untuk IBM PC dan kompatibelnya. Windows API pun menjadi standar de-facto untuk perangkat lunak konsumen.
5. Windows 95 24 Agustus 1995
Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah. 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
6. Windows 98 25 Juni 1998
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.
7. Windows ME (Millenium Edition)
Perkembangan sistem operasi Windows NT menghasilkan sistem operasi windows 2000. Pada sistem operasi windows 2000, kestabilan dan sistem keamanan dari sistem operasi Windows NT tetap dipertahankan. Untuk mempermudah pengoperasiannya, Microsoft Corp. mengadopsi fasilitas dari sistem operasi Windows 9x.
Sistem operasi Windows 2000 bukan ditujukan bagi pemakai perumahan karena kekakuannya, walaupun sudah mengadopsi kemudahan dari sistem operasi windows 9x. Oleh karena itu, bagi pemakai perumahan, pilihannya hanya satu, yaitu sistem operasi Windows 9x.
Pada sistem operasi Windows ME (Millenium Edition), Microsoft Corp. mengadopsi beberapa fasilitas dari sistem operasi Windows 2000, misalnya pemakai elemen window Control Panel sebagai pilihan proses pada sistem menu Start. Pada sistem operasi Windows ME disediakan sejumlah besar utility siap pakai dan sejumlah program aplikasi siap pakai dalam bentuk percobaan (trial version). Sebagian besar utility pada sistem operasi Windows ME mengadopsi sistem operasi Windows 9x dan sistem operasi Windows 2000.
Fasilitas baru seperti: Windows Media Player yang mengenal sejumlah besar format audio/video sehingga proses data multimedia menjadi lebih luas.
Yang paling menarik yang ditawarkan oleh sistem operasi Windows ME, yaitu:
* Kecepatan Boot Sistem
* Sistem Restore
* Keamanan File Sistem
* Expand Window
* Windows Media Player
* Format Window
* Personalized Menu
* Proses Objek Langsung
* Fasilitas MS-DOS
8. Windows NT-3.1 1993
Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.
Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft dalam beberapa waktu, tapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya, khususnya adalah Microsoft SQL Server.
Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas, Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1 tidaklah masuk akal.
9. Windows NT 3.5 1995
Microsoft Windows NT 3.5 adalah versi sistem operasi Microsoft Windows NT kedua, yang dirilis pada tanggal 21 September 1994. Selama pengembangan, Windows NT 3.5 ini memiliki nama kode "Daytona", diambil dari sebuah jalan tol di pantai Daytona, Florida.
Windows NT 3.5 adalah versi Windows NT pertama yang menggunakan nama "Windows NT Workstation" dan Windows NT Server untuk edisi-edisi yang diturunkan darinya. Berbeda dari versi sebelumnya, Windows NT 3.1 yang dinamakan dengan Windows NT (saja) dan WIndows NT Advanced Server.
Pada bulan Juli 1995, Windows NT 3.5 dengan Service Pack 3 memiliki rating C2 oleh National Security Agency (NSA) dengan menggunakan pengujian TCSEC C2 Criteria.
Versi Intel x86 dari Windows NT 3.5 tidak akan bekerja dengan prosesor x86 yang lebih baru dibandingkan dengan prosesor Intel Pentium yang asli (P5), sehingga Pentium MMX, Pentium Pro, Pentium II, dan prosesor-prosesor baru pun tidak didukung olehnya.
Windows NT 3.5 dihentikan dukungannya pada tanggal 31 Desember 2000.
10. Windows 2000 17 Februari 2000
Pada sistem operasi Windows 2000, Microsoft Corp. menerapkan kemudahan sistem operasi Windows 9x pada sistem operasi Windows NT. Dengan demikian, pemakaian fasilitas internet dan kemudahan pemakaian sistem komputer, yang semula hanya dapat dirasakan pada sistem operasi Windows 9x, dapat dirasakan pada sistem operasi Windows 2000 tanpa menghilangkan sistem keamanan serta kestabilan yang menjadi ciri khas dari sistem operasi Windows NT.
Sistem operasi Windows 2000 menerapkan fasilitas PnP (Plug and Play) milik sistem operasi Windows 9x untuk mengenal peralatan fisik (hardware) komputer. Dengan demikian, pemasangan peralatan baru pada sistem komputer menjadi mudah dan cepat. Akan tetapi, peralatan yang dipasang tersebut harus mendukung fasilitas PnP.
Jika Anda menggunakan sistem komputer untuk keperluan bisnisn atau multimedia dengan memperhatikan tingkat keamanan pemakainya, Anda dapat menggunakan sistem operasi Windows 2000. Hal ini disebabkan karena sistem operasi Windows 2000 dapat menjaga tingkat keamanan data dan program aplikasi yang bekerja di bawahnya dengan metode pengaturan level pemakai.
Melalui sistem operasi Windows 2000, Anda dapat menentukan siapa saja yang diperbolehkan memakai sistem komputer. Selain itu, Anda juga dapat mengatur kemampuan akses sumber daya komputer setiap pemakai tersebut. Misalnya si A hanya dapat melakukan proses Backup (pembentukan data cadangan) saja atau si B yang diperbolehkan membaca data tertentu tanpa dapat menghapusnya.
Sistem operasi Windows 2000 mengenal fasilitas Multiboot. Dengan demikian, Anda dapat menjalankan sistem komputer dengan beberapa kontrol sistem operasi. Misalnya, sistem operasi DOS, sistem operasi Windows 98, dan sistem operasi Windows 2000.
11. Windows XP 2001
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan). Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Kelebihan/ keunggulan Windows XP:
1. Windows XP lebih stabil dan cepat saat melekukan booting karena relative lebih hemat resource.
2. Aplikasi yang support/ mendukung kinerja Windows XP sudah banyak dan bisa bekerja secara maksimal.
3. Mudah untuk di pahami pengguna/ user karena dengan tools yang kompleks namun relatif ringan sehingga pengguna akan merasa nyaman dan bersahabat serta tidak merasa kebingunan untuk menggunakan windows XP.
4. Windows XP mudah untuk mengenali perangkat hardware tambahan yang terkoneksi karena Plug and Play pada windows XP yang bekerja secara otomatis dan dukungan driver-driver-nya yang competible dengan hardware suppliers.
5. Saat menjalankan beberapa aplikasi Windows XP lebih stabil dalam kecepatan kinerjanya, hal itu dikarenakan tidak ada file system untuk aplikasi bawaannya yang rakus resource dan memory saat dijalankan. Selain itu juga relatif cepat untuk men-decode file-file yang diolah secara berbarengan dengan aplikasi tambahan yang cukup besar untuk mengambil memory CPU.
6. Grafic User Interface (GUI) yang familiar mudah dipahami dan di mengerti oleeh pengguna.
7. Windows XP mempunyai Dukungan driver yang lebih banyak.
8. Lebih mudah untuk menginstal aplikasi pada MS Windows dibandingkan pada Linux karena lebih banyak aplikasi yang berbasis MS Windows, banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk Windows.
Kelemahan/ kekurangan Windows XP:
1. Windows XP mempunyai sistem keamanan yang kurang baik, sehingga tidak heran apabila banyak virus dan Hecker yang gampang sekali menyerang pengguna windows XP. Ketika melakukan browsing di Internet, Proteksi security Windows XP sangat rawan, karena Windows XP saat menginformasikan Virus Aktif baik itu yang sering menyusup seperti virus dan worm dengan melalui Security Centre tidak memberitahukan penyebabnya, tetapi hanya sekedar mendeteksi untuk dikonfirmasikan terhadap pengguna, sehingga pengguna harus menambah aplikasi utillity tambahan.
2. Karena sistem security centre windows XP tidak secara otomatis mendeteksi input-output yang tidak dikenal (unknow). Sehingga Resiko kehilangan data sangat besar dibanding Windows Vista.
3. Saat melakukan Akses Remote Administration sangat rawan dari virus dan penyusup karena dalam Remote Administration Windows XP, Network Securitiy-nya sangat lambat untuk membaca file-file crack yang bercampur dengan file system.
4. Tidak terdapat Aero (Aplikasi bawaan untuk tambahan tampilan visual ) pada tampilan Visual Windows XP sehingga tidak memiliki tampilan 3D.
5. Pada Windows XP Terlalu banyak system-crash jika dibandingkan pada Windows Vista.
6. Windows XP tidak bisa menampilkan preview semua file system yang dibawanya.
7. Karena Firewall-nya terlalu lama untuk menginformasikan lewat security centre terhadap server. Mengakibatkan Sharing data di area jaringan tidak dapat dilakukan dengan cepat.
8. Ketika terdapat type jaringan dalam satu ruang dan waktu yang bersamaan seperti LAN dan WLAN, Windows XP tidak mempu mendeteksi suatu type jaringan untuk dipilih dan diaktifkan,
9. Windows XP harus senantiasa diinstal ulang ketika ingin merestore file-file sistem.
12. Windows Vista 2006
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).
(2.) - Sumber Buku: Sistem Operasi Microsoft Windows Me (halaman: 1-4) & Sistem Operasi Microsoft Windows 2000 (halaman: 2-3) oleh IAN CHANDRA K.
- Sumber Internet: Wikipedia dengan URL sebagai berikut: http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Microsoft_Windows
Buat dedek-dedek tingkat 1 kalo dapet kuis kayak gini ya di vclass matkul PKTInya doi, nyontek punya w ajha..biar gampang HAHA.
Abisan kesel banget gue nyari referensi bukunya gk nemu yang semua full versi windows gitu adanya yang versi ini apa gitu yang gasemuanya.
Yauda de berikut ini adalah isi kuis Chandra dan bantuan Wikipedia maap panjang :))
(1.) 1. Windows 0.1 1985
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis padatanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapafungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama Windows akan lebih memikat konsumen.Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Lebih jauh lagi,Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (RecycleBin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigmatersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.
2. Windows 0.2 1987
Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9 Desember 1987 akibat kurang suksesnya Windows versi 1.0. Sebab Windows 1.0 kurang sukses adalah karena kurangnya aplikasi yang mendukung Windows 1.x.
Windows 2.x mendukung penggunaan kartu grafis dengan spesifikasi VGA (Video Graphics Array), sehingga dapat menampilkan resolusi hingga 640x480 pada kedalaman warna 4-bit (16 warna). Selain itu, Windows 2.x juga mendukung penggunaan prosesor Intel 80286, prosesor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memori atau dikenal dengan protected mode meski tidak dapat melakukan switching kembali ke dalam real mode tanpa harus melakukan restart komputer. Pengguna dapat menjalankan program loader Windows yaitu berkas WIN.COM dengan tambahan switch /S untuk mode standar, dan /2 untuk mode 286.
Ketika Intel telah meluncurkan prosesor Intel 80386 yang memiliki kemampuan protected mode dan juga dapat kembali ke dalam real mode, Microsoft pun meluncurkan Windows 2.03 for Intel 386 untuk mendukungnya. Versi Windows 2.03/386 dapat menjalankan banyak program DOS dalam MS-DOS Prompt yang dimilikinya. Karena fitur-fitur ini, banyak pengembang di luar Microsoft mengembangkan software yang mendukung Windows 2.x, seperti Corel Draw dan Adobe PageMaker. Microsoft pun mengeluarkan Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows .
3. Windows 3.0 1990
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya
win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real
win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus standar
win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.
Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
4. Windows 3.1 1992
Kira-kira pada waktu yang sama, Microsoft merilis Microsoft Windows for Workgroups, yang tersedia baik sebagai tambahan untuk Windows 3.1 dan sebagai sebuah versi yang tercakup di dalamnya lingkungan dasar Windows dan tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket. Windows for Workgroups mencakup driver jaringan komputer dan stack protokol yang lebih baik, dan juga mendukung jaringan secara peer-to-peer. Salah satu download opsional untuk Windows for Workgroups adalah stack protokol TCP/IP dengan nama kode "Wolverine", yang mengizinkan akses ke Internet melalui jaringan korporat. Windows for Workgroups dirilis dalam dua versi, Windows for Workgroups 3.1 dan Windows for Workgroups 3.11. Tidak seperti versi-versi Windows sebelumnya, Windows for Workgroups 3.11 hanya berjalan di dalam modus 386 Enhanced, dan membutuhkan setidaknya mesin dengan prosesor Intel 80386SX.
Semua versi tersebut terus menerus meningkatkan laju penjualan Windows versi 3.x. Meskipun Windows 3.1x masih memiliki banyak kekurangan, yang sebelumnya telah dikoreksi oleh OS/2, seperti nama berkas yang panjang (melebihi 11 karakter, dalam format 8.3), desktop, atau proteksi sistem terhadap kelakuan aplikasi yang tidak diinginkan, Microsoft secara cepat mengambil alih pasar GUI di pangsa pasar desktop untuk IBM PC dan kompatibelnya. Windows API pun menjadi standar de-facto untuk perangkat lunak konsumen.
5. Windows 95 24 Agustus 1995
Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah. 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
6. Windows 98 25 Juni 1998
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.
7. Windows ME (Millenium Edition)
Perkembangan sistem operasi Windows NT menghasilkan sistem operasi windows 2000. Pada sistem operasi windows 2000, kestabilan dan sistem keamanan dari sistem operasi Windows NT tetap dipertahankan. Untuk mempermudah pengoperasiannya, Microsoft Corp. mengadopsi fasilitas dari sistem operasi Windows 9x.
Sistem operasi Windows 2000 bukan ditujukan bagi pemakai perumahan karena kekakuannya, walaupun sudah mengadopsi kemudahan dari sistem operasi windows 9x. Oleh karena itu, bagi pemakai perumahan, pilihannya hanya satu, yaitu sistem operasi Windows 9x.
Pada sistem operasi Windows ME (Millenium Edition), Microsoft Corp. mengadopsi beberapa fasilitas dari sistem operasi Windows 2000, misalnya pemakai elemen window Control Panel sebagai pilihan proses pada sistem menu Start. Pada sistem operasi Windows ME disediakan sejumlah besar utility siap pakai dan sejumlah program aplikasi siap pakai dalam bentuk percobaan (trial version). Sebagian besar utility pada sistem operasi Windows ME mengadopsi sistem operasi Windows 9x dan sistem operasi Windows 2000.
Fasilitas baru seperti: Windows Media Player yang mengenal sejumlah besar format audio/video sehingga proses data multimedia menjadi lebih luas.
Yang paling menarik yang ditawarkan oleh sistem operasi Windows ME, yaitu:
* Kecepatan Boot Sistem
* Sistem Restore
* Keamanan File Sistem
* Expand Window
* Windows Media Player
* Format Window
* Personalized Menu
* Proses Objek Langsung
* Fasilitas MS-DOS
8. Windows NT-3.1 1993
Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.
Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft dalam beberapa waktu, tapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya, khususnya adalah Microsoft SQL Server.
Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas, Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1 tidaklah masuk akal.
9. Windows NT 3.5 1995
Microsoft Windows NT 3.5 adalah versi sistem operasi Microsoft Windows NT kedua, yang dirilis pada tanggal 21 September 1994. Selama pengembangan, Windows NT 3.5 ini memiliki nama kode "Daytona", diambil dari sebuah jalan tol di pantai Daytona, Florida.
Windows NT 3.5 adalah versi Windows NT pertama yang menggunakan nama "Windows NT Workstation" dan Windows NT Server untuk edisi-edisi yang diturunkan darinya. Berbeda dari versi sebelumnya, Windows NT 3.1 yang dinamakan dengan Windows NT (saja) dan WIndows NT Advanced Server.
Pada bulan Juli 1995, Windows NT 3.5 dengan Service Pack 3 memiliki rating C2 oleh National Security Agency (NSA) dengan menggunakan pengujian TCSEC C2 Criteria.
Versi Intel x86 dari Windows NT 3.5 tidak akan bekerja dengan prosesor x86 yang lebih baru dibandingkan dengan prosesor Intel Pentium yang asli (P5), sehingga Pentium MMX, Pentium Pro, Pentium II, dan prosesor-prosesor baru pun tidak didukung olehnya.
Windows NT 3.5 dihentikan dukungannya pada tanggal 31 Desember 2000.
10. Windows 2000 17 Februari 2000
Pada sistem operasi Windows 2000, Microsoft Corp. menerapkan kemudahan sistem operasi Windows 9x pada sistem operasi Windows NT. Dengan demikian, pemakaian fasilitas internet dan kemudahan pemakaian sistem komputer, yang semula hanya dapat dirasakan pada sistem operasi Windows 9x, dapat dirasakan pada sistem operasi Windows 2000 tanpa menghilangkan sistem keamanan serta kestabilan yang menjadi ciri khas dari sistem operasi Windows NT.
Sistem operasi Windows 2000 menerapkan fasilitas PnP (Plug and Play) milik sistem operasi Windows 9x untuk mengenal peralatan fisik (hardware) komputer. Dengan demikian, pemasangan peralatan baru pada sistem komputer menjadi mudah dan cepat. Akan tetapi, peralatan yang dipasang tersebut harus mendukung fasilitas PnP.
Jika Anda menggunakan sistem komputer untuk keperluan bisnisn atau multimedia dengan memperhatikan tingkat keamanan pemakainya, Anda dapat menggunakan sistem operasi Windows 2000. Hal ini disebabkan karena sistem operasi Windows 2000 dapat menjaga tingkat keamanan data dan program aplikasi yang bekerja di bawahnya dengan metode pengaturan level pemakai.
Melalui sistem operasi Windows 2000, Anda dapat menentukan siapa saja yang diperbolehkan memakai sistem komputer. Selain itu, Anda juga dapat mengatur kemampuan akses sumber daya komputer setiap pemakai tersebut. Misalnya si A hanya dapat melakukan proses Backup (pembentukan data cadangan) saja atau si B yang diperbolehkan membaca data tertentu tanpa dapat menghapusnya.
Sistem operasi Windows 2000 mengenal fasilitas Multiboot. Dengan demikian, Anda dapat menjalankan sistem komputer dengan beberapa kontrol sistem operasi. Misalnya, sistem operasi DOS, sistem operasi Windows 98, dan sistem operasi Windows 2000.
11. Windows XP 2001
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan). Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Kelebihan/ keunggulan Windows XP:
1. Windows XP lebih stabil dan cepat saat melekukan booting karena relative lebih hemat resource.
2. Aplikasi yang support/ mendukung kinerja Windows XP sudah banyak dan bisa bekerja secara maksimal.
3. Mudah untuk di pahami pengguna/ user karena dengan tools yang kompleks namun relatif ringan sehingga pengguna akan merasa nyaman dan bersahabat serta tidak merasa kebingunan untuk menggunakan windows XP.
4. Windows XP mudah untuk mengenali perangkat hardware tambahan yang terkoneksi karena Plug and Play pada windows XP yang bekerja secara otomatis dan dukungan driver-driver-nya yang competible dengan hardware suppliers.
5. Saat menjalankan beberapa aplikasi Windows XP lebih stabil dalam kecepatan kinerjanya, hal itu dikarenakan tidak ada file system untuk aplikasi bawaannya yang rakus resource dan memory saat dijalankan. Selain itu juga relatif cepat untuk men-decode file-file yang diolah secara berbarengan dengan aplikasi tambahan yang cukup besar untuk mengambil memory CPU.
6. Grafic User Interface (GUI) yang familiar mudah dipahami dan di mengerti oleeh pengguna.
7. Windows XP mempunyai Dukungan driver yang lebih banyak.
8. Lebih mudah untuk menginstal aplikasi pada MS Windows dibandingkan pada Linux karena lebih banyak aplikasi yang berbasis MS Windows, banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk Windows.
Kelemahan/ kekurangan Windows XP:
1. Windows XP mempunyai sistem keamanan yang kurang baik, sehingga tidak heran apabila banyak virus dan Hecker yang gampang sekali menyerang pengguna windows XP. Ketika melakukan browsing di Internet, Proteksi security Windows XP sangat rawan, karena Windows XP saat menginformasikan Virus Aktif baik itu yang sering menyusup seperti virus dan worm dengan melalui Security Centre tidak memberitahukan penyebabnya, tetapi hanya sekedar mendeteksi untuk dikonfirmasikan terhadap pengguna, sehingga pengguna harus menambah aplikasi utillity tambahan.
2. Karena sistem security centre windows XP tidak secara otomatis mendeteksi input-output yang tidak dikenal (unknow). Sehingga Resiko kehilangan data sangat besar dibanding Windows Vista.
3. Saat melakukan Akses Remote Administration sangat rawan dari virus dan penyusup karena dalam Remote Administration Windows XP, Network Securitiy-nya sangat lambat untuk membaca file-file crack yang bercampur dengan file system.
4. Tidak terdapat Aero (Aplikasi bawaan untuk tambahan tampilan visual ) pada tampilan Visual Windows XP sehingga tidak memiliki tampilan 3D.
5. Pada Windows XP Terlalu banyak system-crash jika dibandingkan pada Windows Vista.
6. Windows XP tidak bisa menampilkan preview semua file system yang dibawanya.
7. Karena Firewall-nya terlalu lama untuk menginformasikan lewat security centre terhadap server. Mengakibatkan Sharing data di area jaringan tidak dapat dilakukan dengan cepat.
8. Ketika terdapat type jaringan dalam satu ruang dan waktu yang bersamaan seperti LAN dan WLAN, Windows XP tidak mempu mendeteksi suatu type jaringan untuk dipilih dan diaktifkan,
9. Windows XP harus senantiasa diinstal ulang ketika ingin merestore file-file sistem.
12. Windows Vista 2006
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).
(2.) - Sumber Buku: Sistem Operasi Microsoft Windows Me (halaman: 1-4) & Sistem Operasi Microsoft Windows 2000 (halaman: 2-3) oleh IAN CHANDRA K.
- Sumber Internet: Wikipedia dengan URL sebagai berikut: http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Microsoft_Windows
7.05.2014
10 Cara Mengelola Perasaan.
Perasaan sangat mudah berubah, apalagi pada orang yang emosinya tidak stabil. Remaja seringkali dikendalikan oleh perasaannya. Pengambilan keputusan sering didasarkan pada perasaannya saat itu. Akibatnya, salah mengambil keputusan, sehingga merugikan dirinya atau orang lain. Oleh karen itu, remaja perlu melatih cara mengelola perasaannya, dan belajar mengendalikan dirinya.
Ada 10 cara untuk mengelola perasaan.
1. Biarkan Saja.
Biarkan saja. Orang tidak akan mati karena perasaan. Semua pasti akan hilang dengan sendirinya, dengan berlalunya waktu.
2. Ambil Napas.
Tarik napas dalam perlahan-lahan. Tahan sampai hitungan ke-5. Hembuskan dari mulut perlahan-lahan. Lakukan berulang kali hingga merasa lega.
3. Mencurahkan Isi Hati.
Curahkan perasaan kepada orang yang dapat dipercayai. Jangan sampai mempercayakan hatimu kepada orang yang baru dikenal.
4. Menyelesaikan Masalah.
Banyak perasaan berasal dari masa lampau yang belum diselesaikan atau dari kekhawatiran tentang masa depan. Tidak perlu bergantung kepada masa lalu dan membayangkan masa depan. Lakukan apa yang dapat kamu lakukan pada hari ini.
5. Klarifikasi dengan Kenyataan.
Seringkali perasaan keliru dengan keyakinan dan rasa takut. Tidak ada hubungan antara perasaan dengan kenyataan. Karena itu pelajari faktanya dan bertindaklah rasional.
6. Tidak Menyalahkan Orang Lain atau Keadaan.
Menyalahkan orang lain atau keadaan berarti tidak bertanggung jawab atau mengelak dari tanggung jawab. Kelolalah perasaan dengan tidak menyalahkan orang lain atau keadaan.
7. Menuliskan.
Menulis adalah cara yang baik untuk mengeluarkan beban perasaan. Tulislah perasaanmu dalam sebuah buku catatan harian baik berupa digital atau non-digital (blog, wordpress, tumblr, etc). Beri tanggal. Karena dengan menulisbiasanya kita dapat menyampaikan apa yang tidak tersampaikan atau tidak dapat terucap secara langsung. Menulis adalah alternatif yang paling baik dalam mengungkapkan perasaan.
8. Tidak Mengasihani Diri Sendiri.
Jangan mengasihani diri sendiri dan meminta perhatian orang lain agar mengasihanimu atau bersimpati kepadamu. Kamu tidak dapat melatih dirimu bagaimana mengelola perasaan secara efektif.
9. Mengubah Cara Pandang.
Suasana hati yang negatif dapat disebabkan atas cara pandang yang salah. Ubahlah cara pandang negatif menjadi cara pandang positif. Lihat dari sisi kebaikannya dan bukan keburukannya.
10. Melakukan Sesuatu yang Menyenangkan.
Tidak perlu menunggu orang lain untuk menghiburmu. Hiburlah diri sendiri (self-entertain-treatment) dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan. Hal tersebut dapat mengubah perasaan negatif menjadi positif, begitu juga dengan sistem di dalam otak.
(Diambil dari buku: Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati: BNNRI 2007 - editted)
Ada 10 cara untuk mengelola perasaan.
1. Biarkan Saja.
Biarkan saja. Orang tidak akan mati karena perasaan. Semua pasti akan hilang dengan sendirinya, dengan berlalunya waktu.
2. Ambil Napas.
Tarik napas dalam perlahan-lahan. Tahan sampai hitungan ke-5. Hembuskan dari mulut perlahan-lahan. Lakukan berulang kali hingga merasa lega.
3. Mencurahkan Isi Hati.
Curahkan perasaan kepada orang yang dapat dipercayai. Jangan sampai mempercayakan hatimu kepada orang yang baru dikenal.
4. Menyelesaikan Masalah.
Banyak perasaan berasal dari masa lampau yang belum diselesaikan atau dari kekhawatiran tentang masa depan. Tidak perlu bergantung kepada masa lalu dan membayangkan masa depan. Lakukan apa yang dapat kamu lakukan pada hari ini.
5. Klarifikasi dengan Kenyataan.
Seringkali perasaan keliru dengan keyakinan dan rasa takut. Tidak ada hubungan antara perasaan dengan kenyataan. Karena itu pelajari faktanya dan bertindaklah rasional.
6. Tidak Menyalahkan Orang Lain atau Keadaan.
Menyalahkan orang lain atau keadaan berarti tidak bertanggung jawab atau mengelak dari tanggung jawab. Kelolalah perasaan dengan tidak menyalahkan orang lain atau keadaan.
7. Menuliskan.
Menulis adalah cara yang baik untuk mengeluarkan beban perasaan. Tulislah perasaanmu dalam sebuah buku catatan harian baik berupa digital atau non-digital (blog, wordpress, tumblr, etc). Beri tanggal. Karena dengan menulis
8. Tidak Mengasihani Diri Sendiri.
Jangan mengasihani diri sendiri dan meminta perhatian orang lain agar mengasihanimu atau bersimpati kepadamu. Kamu tidak dapat melatih dirimu bagaimana mengelola perasaan secara efektif.
9. Mengubah Cara Pandang.
Suasana hati yang negatif dapat disebabkan atas cara pandang yang salah. Ubahlah cara pandang negatif menjadi cara pandang positif. Lihat dari sisi kebaikannya dan bukan keburukannya.
10. Melakukan Sesuatu yang Menyenangkan.
Tidak perlu menunggu orang lain untuk menghiburmu. Hiburlah diri sendiri (self-entertain-treatment) dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan. Hal tersebut dapat mengubah perasaan negatif menjadi positif, begitu juga dengan sistem di dalam otak.
(Diambil dari buku: Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati: BNNRI 2007 - editted)
7.04.2014
7.03.2014
Langkah Membuat File Perusahaan di Software Dac Easy Accounting.
Langkah-langkah membuat file
perusahaan :
1. Pilih menu File/Open, maka akan tampil Open
Company.
Setelah
dipilih maka akan muncul tampilan layar seperti dibawah ini :

2. Selanjutnya
untuk membuat file perusahaan baru yang akan kita gunakan maka dipilih / tekan F8, maka akan tampil sebagai berikut :

Ket :
§ Setelah
mengisi System Identification dan Company Information.
§ Isi
Identification Name dengan nama anda.
§ Directory
Name/Path dengan lokasi penyimpanan yang diharapkan
§ Sample Chard of
Account dipilih No
Pilihan yes digunakan bila user hendak
menggunakan seluruh account name / nama akun yang telah tersedia dalam software
DEA sedangkan pilihan No digunakan
bila user hendak membuat sendiri setiap akun / rekening yang akan digunakan
untuk mendukung proses akuntansi
§ Kemudian kursor akan otomatis berada diposisi
Name
§ Isi Name
dengan LAB. AKUNTANSI FE.
UNIVERSITAS GUNADARMA
Baris pertama
Address diisi dengan Nama perusahaan yang
hendak dibuat: PT. HAPPY CORP._CHANDRA_21213871_1EB06
Baris kedua
Address diisi dengan Alamat Perusahaan lengkap:
JL. KALIMANTAN KAV 17-18 JAKARTA
Dalam mengisi Company Information harus disesuaikan
dengan identitas dan informasi – informasi yang berkaitan dengan perusahaan
bersangkutan.
Serial diisi dengan DEA443295R
Access diisi
dengan 865XKE9R
§ Setelah
Company information telah terisi maka langkah selanjutnya adalah tekan F10 untuk memproses pembuatan File
Perusahaan. Kemudian layar akan kembali ke Open Company.
Fungsi f10 adalah untuk melakukan proses dari setiap langkah yang sedang
kita kerjakan, atau bisa kita kenal dengan proses saving

Anda telah berhasil membuat perusahaan baru salam software DecEasy Accounting.
MEMASUKKAN INFORMASI
PERUSAHAAN DAN PERIODE AKUNTANSI
Setelah berhasil membuat perusahaan baru dalam DEA, maka langkah
selanjutnya yang harus dilakukan oleh accountant adalah melakukan aktivasi
periode transaksi yang sedang berlangsung.
Dengan cara
pilih menu Edit à pilih Defaults

Pilih Company Information

Tampilan setelah memilih menu Company Information

Langkah selanjutnya adalah sorot bulan yang akan diaktivasi, atau bulan
transaksi yang sedang terjadi, misalnya desember.
Maka sorot Dec seperti dibawah
ini, perhatikan status dari setiap bulan / Description yaitu O (open).

Tekan F3 yang berfungsi untuk
mengaktivkan bulan transaksi, pilih FRIST YEAR
Frist year dipilih bila transaksi itu merupakan transaksi pada tahun pertama bagi
perusahaan, bila tidak maka pilih second
year.

Setelah memilih maka tampilannya akan seperti tampak dibawah ini.
Perhatikan status di bulan desember yang kini berstatus A (Active)

Setelah
melakukan proses aktivasi, langkah selanjutnya adalah tekan tombol F10 (Process) maka akan kembali ke menu
utama.

proses pembuatan perusahaan baru telah selesai, begitu juga proses aktivasi bulan transaksi.
Apa Kabar Redenominasi Rupiah?
Sebelumnya bagi yang belum pernah mendengar atau mungkin ini kali pertama baca tentang redenominasi, redenominasi itu sendiri adalah penyederhanaan nilai mata uang menjadi lebih kecil nominalnya tanpa mengubah nilai tukarnya, misalnya dari Rp 100.000 menjadi Rp 100; Rp 10.000 menjadi Rp 10; dan seterusnya.
Seiring dengan penerapan UU Mata Uang, maka Bank Indonesia (BI) mulai melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk membahas tahapan awal implementasi penerbitan uang rupiah yang baru. Dalam Publikasi Laporan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang BI menjelaskan:
Redenominasi dilakukan lantaran nilai tukar Rupiah yang semakin tak bernilai, terlebih lagi jika dibandingkan dengan dolar Amerika Serikat. Redenominasi juga dinilai mampu membangkitkan kebanggaan masyarakat Indonesia terhadap rupiah.
Menurut Menteri Keuangan Indonesia (Muhammad Chatib Basri) rencana penyederhanaan nilai nominal uang dirasa belum memungkinkan terjadi di Indonesia, Beliau menyatakan bahwa dalam waktu dekatpun gagasan itu belum menjadi prioritas pemerintah. Alasan utamanya yaitu kondisi makro ekonomi Indonesia yang belum mendukung penyederhanaan itu, karena nilai tukar Rupiah sendiri masih sangat rentan.
Ini 5 alasan yang (mungkin) menjadi penghambat bagi terealisasinya redenominasi di Indonesia:
Seiring dengan penerapan UU Mata Uang, maka Bank Indonesia (BI) mulai melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk membahas tahapan awal implementasi penerbitan uang rupiah yang baru. Dalam Publikasi Laporan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang BI menjelaskan:
"Bank Indonesia akan melakukan penerbitan uang rupiah yang akan diperkenalkan ke masyarakat pada tanggal 17 Agustus 2014. Pada tahun 2013, Bank Indonesia akan memulai komunikasi dengan Pemerintah sebagai tahapan awal implementasi penerbitan uang rupiah baru, seperti dilansir detikfinance".Sebenarnya penyederhanaan nilai nominal uang atau redenominasi telah tembus sejak lama. Konon sejak tahun 2008, Bank Indonesia (BI) telah merencanakan redenominasi. Namun, rencana tersebut baru nyaring dibicarakan publik sejak tahun 2010.
Redenominasi dilakukan lantaran nilai tukar Rupiah yang semakin tak bernilai, terlebih lagi jika dibandingkan dengan dolar Amerika Serikat. Redenominasi juga dinilai mampu membangkitkan kebanggaan masyarakat Indonesia terhadap rupiah.
Menurut Menteri Keuangan Indonesia (Muhammad Chatib Basri) rencana penyederhanaan nilai nominal uang dirasa belum memungkinkan terjadi di Indonesia, Beliau menyatakan bahwa dalam waktu dekatpun gagasan itu belum menjadi prioritas pemerintah. Alasan utamanya yaitu kondisi makro ekonomi Indonesia yang belum mendukung penyederhanaan itu, karena nilai tukar Rupiah sendiri masih sangat rentan.
Ini 5 alasan yang (mungkin) menjadi penghambat bagi terealisasinya redenominasi di Indonesia:
- Tunggu situasi ekonomi aman. Pemerintah dan BI lebih memilih untuk menunggu hingga situasi ekonomi khususnya di bidang keuangan lebih kondusif.
- Redenominasi bukan prioritas. Gubernur BI Agus Martowardojo lebih memilih untuk memprioritaskan pembahasan dan penyelesaian RUU Jaringan Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) ketimbang RUU Redenominasi.
- Sosialisasi harus sampai ke pelosok. Gubernur BI juga mengatakan, selain menunggu RUU Redenominasi disetujui DPR, program tersebut hanya bisa terlaksana apabila masyarakat paham mengenai redenominasi. Oleh sebab itu, program redenominasi perlu didahului oleh konsultasi publik. "Seluruh masyarakat harus paham dulu. Harus paham sampai ke pelosok bahwa redenominasi itu bukan sanering", ujarnya beberapa waktu lalu.
- Stabilitas ekonomi harus terjamin. Menurut Mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang kini menjabat sebagai Deputi Senior Gubernur BI Mirza Adityaswara: redenominasi idealnya dilakukan saat kondisi perekonomian sedang stabil. Ini adalah salah satu yang membedakan antara redenominasi dngan sanering. "Kalau sanering itu memang suatu kebijakan yang terpaksa dilakukan karena inflasi sedang tinggi, itu yang terjadi sekitar tahun 60an", kata Mirza.
- Tunggu UU Redenominasi. "Belum ada sosialisasi apapun, undang-undang sebagai payung hukum yang ditentukan DPR kan belum ada", ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi Ahmad Johansyah beberapa waktu lalu. Difi masih belum dapat memaparkan secara lebih lanjut terkait mekanisme redenominasi yang akan ditempuh BI bersama pemerintah. "Selama belum ada UU maka tidak tahu berapa lama transisinya, berapa (nominal uang) yang akan dipotong." kata Difi.
Subscribe to:
Posts (Atom)


